728x90 AdSpace

wisata

  • Latest News

    Copyright GarutNews.Com. Diberdayakan oleh Blogger.

    925 JUTA MASYARAKAT DUNIA TERANCAM KELAPARAN



    Garut  News, ( Kamis, 23/12 ).
          Saat ini sekurangnya terdapat 925 juta masyarakat dunia terancam kelaparan, bahkan terdapat 29 negara mengalami gagal panen, diperparah meningkatnya harga komoditi pertanian pada kondisi perubahan iklim.
      
          Menanggulanginya antara lain, diperlukan benih unggul serta sarana penangkal serangan hama tanaman pangan, ungkap Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Ketahanan Pangan - Kementerian Pertanian, Ir. Mulyono Machmur, MS saat didesak pertanyaan Garut News di Garut, Kamis.

          Namun yang terpenting mewujudkan “Ketahanan Pangan Keluarga”, berupa terpenuhi kebutuhan pangan keluarga secara cukup, jumlah dan mutunya, aman, merata, sesuai daya beli keluarga  (keluarga mampu membeli ATAU menyediakan sendiri dari halaman rumah atau sekitarnya).

          Selain itu, mewaspadai dampak negatif kondisi lingkungan agar diupayakan tidak rusak, sehingga setiap jengkal tanah bisa ditanami, katanya menjelang mempresentasikan “pemantapan ketahanan pangan melalui percepatan penganekaragaman konsumsi pangan”, pada Rakor Ketahanan Pangan Kabupaten Garut, di ruang pertemuan Sekda setempat.

           Dia katakan, Indonsia masih mengimport gandum 7,3 juta ton per tahun, yang harganya pada 2007 sebesar 108 USD/ton, namun kini mencapai 350 USD/ton, bahkan dalam waktu dekat akan terus meningkat hingga empat kali lipat.

          Ironisnya, masyarakat kian terbiasa mengonsumsi mie instan serta makanan siap saji lainnya, padahal masih terdapat beragam jenis bahan baku makanan etnis, yang bisa diolah menjadi makanan bergizi serta bergengsi, ungkapnya.

          Sementara itu, pengamatan Garut News selama ini, regulasi proses pengolahan singkong menjadi tepung masih dikenakan PPn sebesar sepuluh persen, sedangkan proses pengolahan gandum menjadi tepung sama sekali tidak dikenakan PPn.

          Bupati Garut, selaku Ketua Ketahanan pangan setempat antara lain mengemukakan, tradisi maupun kebiasaan mengonsumsi nasi sangat sulit bisa diubah dengan memanfaatkan produk diversivikasi pangan.

          Masyarakat pun, bukan tidak mau mengonsumsi daging gepuk, melainkan kemampuan mereka umumnya baru sebatas mengonsumsi kerupuk, katanya dengan nada berseloroh, pada rakor ketahanan pangan yang digelar Badan Ketahanan Pangan setempat. ***(John).
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: 925 JUTA MASYARAKAT DUNIA TERANCAM KELAPARAN Rating: 5 Reviewed By: Unknown
    LIHAT ARSIP LAMA BERITA SILAHKAN KLIK www.garutnews.weebly.com
    Scroll to Top